Agar Produk Pabrik Kaos Polo Lebih Awet, Ini Tips Mencuci dan Memelihara Kaos Polo

 

 

Tips Mencuci dan Memelihara Kaos Polo

Apakah produk pabrik kaos polo tahan lama atau tidak sebenarnya juga bergantung dari cara Anda mencuci dan memeliharanya. Kaos polo memang terasa nyaman digunakan. Tak heran bila dalam seminggu kaos polo yang sama bisa digunakan hingga 2 kali atau malah lebih.

 

Sayangnya pencucian berulang membuat warna kaos polo mulai pudar atau kusam. Tak jarang pula nilai estetikanya berkurang karena permukaan kain tampak menjadi berbulu dan tidak seindah dulu. Apakah memang perubahan kaos polo bisa terjadi begitu cepat?

Ketahanan sebuah produk kaos polo sebenarnya bisa dioptimalkan. Bagaimana caranya? Sebelumnya perlu diketahui bahwa dye stuff yang masuk ke dalam pori-pori bahan kaos polo saat proses pencelupan warna tidak mudah pudar. Namun, akibat cara pencucian yang salah warna bisa jadi cepat pudar. Menjaga kualitas kaos polo tetap berwarna segar, tidak kusam sebenarnya mudah dengan tips sederhana berikut:

  • Tahap Pencucian

Ingin kaos polo kesayangan tetap awet? Maka pencucian tidak boleh dilakukan asal. Setidaknya ada 3 proses dalam tahap pencucian. Yakni proses pencucian, pengeringan, dan menggosok atau menyetrika.

  1. Proses Pencucian

Pada saat mencuci kaos polo sebaiknya Anda membalik bagian dalam berada di luar. Hal ini seperlu menghindari adanya gesekan berlebih karena mengucek menggunakan tangan atau mesin cuci. Hindari penggunaan air yang bersuhu di atas 30 derajat atau penggunaan deterjen yang terlalu kuat. Bila kaos polo kesayangan Anda terkena noda membandel, baik itu darah, minyak, atau kotoran lainnya lebih baik mencuci bagian kotor lebih dulu. Usahakan benar noda bersih lalu diamkan kurang lebih 10 menit. Baru sesudahnya Anda bisa lanjut mencuci menggunakan mesin ataupun tidak.

Saat mencuci tidak dianjurkan menggunakan deterjen yang memiliki kandungan bahan pemutih atau chlorine. Lebih aman bila melarutkan sabun colek menggunakan air dulu. Pada proses bilasan terakhir bisa menggunakan pelembut agar serat kain lebih halus.

  1. Proses Pengeringan

Untuk mengeringkan kaos polo sebaiknya tidak menggunakan mesin pengering hingga kering 100%. Adanya gesekan berlebih dengan dinding mesin cuci dapat merusak struktur benang halus sehingga permukaan kain terlihat berbulu. Membiarkan produk pabrik kaos polo kering alami terkena angin lebih baik. Agar warna tetap awet sebaiknya hindari panas matahari langsung dengan posisi menjemur bagian dalam kaos berada di luar.

Kaos polo sebaiknya dijemur dengan posisi digantung dan dirapikan untuk menghindari kekusutan kain. Baju digantung dan sebaiknya tidak menggunakan hanger karena malah akan membuat body kaos tertarik memanjang ke bawah. Khususnya di bagian pundak.

  1. Proses Menggosok

Saat menggosok usahakan bagian dalam kaos polo tetap berada di luar. Jadi tidak perlu dibalik dulu. Cara ini efektif guna menghindari gesekan dan panas mesin setrika secara langsung.

Agar tekstur kaos tetap halus menyetrika dilakukan secara menyeluruh dan sebaiknya tidak meletakkan setrika terlalu lama di area tertentu. Karena hal tersebut bisa meninggalkan cap panas pada kaos polo. Panas yang digunakan bisa menyesuaikan. Hindari penggunaan tingkat panas tinggi. Setelah selesai disetrika baru kaos polo bisa dibalik untuk dilipat rapi.

  • Pemeliharaan

Kebiasaan keliru yang sering dilakukan yaitu menyimpan pakaian di lemari dengan cara digantung menggunakan hanger. Mungkin kaos polo Anda akan terlihat rapi di lemari, namun hal tersebut sebenarnya tidak bagus untuk tekstur atau ketahanan modelnya. Penggunaan hanger membuat bagian pundak melar dan bagian badan memanjang. Karenanya lebih baik bila kaos polo dilipat rapi.

Cukup mudah ternyata cara mencuci dan merawat kaos polo kesayangan. Pada dasarnya pada setiap produk konveksi memiliki cara label di bagian dalam. Cara label tersebut bisa diikuti agar kaos polo lebih awet, warna tetap cerah, dan bentuk bagus seperti baru.

Adapun bila bagian kerah kaos polo Anda sudah terlanjur melintir, kusut, atau memanjang tidak perlu khawatir. Untuk mengatasinya Anda bisa mencoba menggosok bagian kerah yang sebelumnya sudah disemprot sedikit air. Kerah yang melintir bisa disetrika agar kembali ke bentuk kerah semula. Simpel dan mudah untuk diikuti bukan? Semoga tips kali ini bermanfaat dan produk pabrik kaos polo bisa lebih awet dan tahan lama.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *